Tampilkan postingan dengan label Perkebunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perkebunan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Oktober 2016

Cara Lengkap Budidaya Kacang Panjang organik

Cara budidaya Kacang panjang secara organik LENGKAP mulai dari masa tanam, panen, pemupukan, pengairan akan kita bahas disini. Yahh memang bagi kita yang hobi untuk bertani tentu akan berusaha untuk menambah ilmu nya, maka disini saya pun menyajikan informasi seputa kacang panjang kepada anda semua. Berikut Artikel nya,,

PEMBIBITAN

Benih kacang panjang yang baik dan bermutu unggul sebagai berikut:
1. penampilan bernas/kusam
2. daya kecambah tinggi di atas 85% ,
Keperluan benih untuk 1 hektar antara 15-20 kg. 
3. tidak rusak/cacat
4. tidak mengandung wabah hama dan penyakit dengan benih untuk 1 hektar antara 15-20 kg.


PENGOLAHAN MEDIA TANAM
- Bersihkan lahan dari rumput-rumput liar, dicangkul/dibajak hingga tanah menjadi gembur.
- Buatlah bedengan dengan ukuran lebar 60-80 cm, jarak antara bedengan 30 cm, tinggi 30 cm, panjang tergantung lahan. Untuk sistem guludan lebar dasar 30-40 cm dan lebar atas 30-50 cm, tinggi 30 cm dan jarak antara guludan 30-40 cm
- Lakukan pengapuran jika pH tanah lebih rendah dari 5,5 dengan dolomit sebanyak 1-2 ton/ha dan campurkan secara merata dengan tanah pada kedalaman 30 cm.

 
TEKNIK PENANAMAN
- Jarak lubang tanam untuk tipe merambat adalah 20 x 50 cm, 40 x 60 cm, 30 x 40 cm. Dan jarak tanam tipe tegak adalah 20 x 40 cm dan 30 x 60 cm.
- Waktu tanam yang baik adalah awal musim kemarau/awal musim penghujan, tetapi dapat saja sepanjang musim asal air tanahnya memadai
- Benih direndam POC NASA dosis 2 tutup/liter selama 0,5 jam lalu tiriskan
- Benih dimasukkan ke dalam lubang tanam sebanyak 2 biji, tutup dengan tanah tipis/dengan abu dapur.

PENYULAMAN
Benih kacang panjang akan tumbuh 3-5 hari setelah tanam. Benih yang tidak tumbuh segera disulam.


PENYIANGAN

Kacang panjang yang terlalu rimbun perlu diadakan pemangkasan daun maupun ujung batang. Tanaman yang terlalu rimbun dapat menghambat pertumbuhan bunga.

PEMUPUKAN
Dosis pupuk makro sebagai berikut:

Waktu
Dosis Pupuk Makro (per ha)
Urea (kg)SP-36 (kg)KCl (kg)
Dasar
50
75
25
Umur 45 hari
50
25
75
TOTAL
100
100
100

Catatan : Atau sesuai rekomendasi setempat. Pupuk diberikan di dalam lubang pupuk yang terletak di kiri-kanan lubang tanam. Jumlah pupuk yang diberikan untuk satu tanaman tergantung dari jarak tanam
POC NASA diberikan 1-2 minggu sekali semenjak tanaman berumur 2 minggu, dengan cara disemprotkan (4-8 tutup POC NASA/tangki). Kebutuhan total POC NASA untuk pemeliharaan 1-2 botol per 1000 M2 (10-20 botol/ha). Akan lebih bagus jika penggunaan POC NASA ditambahkan HORMONIK (3-4 tutup POC NASA + 1 tutup Hormonik/tangki). Pada saat tanaman berbunga tidak dilakukan penyemprotan, karena dapat mengganggu penyerbukan (dapat disiramkan dengan dosis + 2 tutup/10 liter air ).


 PENGAIRAN 
Pada fase awal pertumbuhan benih hingga tanaman muda, penyiraman dilakukan rutin tiap hari. Pengairan berikutnya tergantung musim.

PENGELOLAAN HAMA DAN PENYAKIT 
 a. Lalat kacang (Ophiomya phaseoli Tryon)
Gejala: terdapat bintik-bintik putih sekitar tulang daun, pertumbuhan tanaman yang terserang terhambat dan daun berwarna kekuningan, pangkal batang terjadi perakaran sekunder dan membengkak. Pengendalian: dengan cara pergiliran tanaman yang bukan dari famili kacang-kacangan dan penyemprotan dengan PESTONA.

b. Kutu daun (Aphis cracivora Koch)
Gejala: pertumbuhan terlambat karena hama mengisap cairan sel tanaman dan penurunan hasil panen. Kutu bergerombol di pucuk tanaman dan berperan sebagai vektor virus. Pengendalian: dengan rotasi tanaman dengan tanaman bukan famili kacang-kacangan dan penyemprotan Natural BVR

c. Ulat grayak (Spodoptera litura F.)
Gejala: daun berlubang dengan ukuran tidak pasti, serangan berat di musim kemarau, juga menyerang polong. Pengendalian: dengan kultur teknis, rotasi tanaman, penanaman serempak, Semprot Natural VITURA

d. Penggerek biji (Callosobruchus maculatus L)
Gejala: biji dirusak berlubang-lubang, hancur sampai 90%. Pengendalian: dengan membersihkan dan memusnahkan sisa-sisa tanaman tempat persembunyian hama. Benih kacang panjang diberi perlakuan minyak jagung 10 cc/kg biji.

e. Ulat bunga ( Maruca testualis)
Gejala: larva menyerang bunga yang sedang membuka, kemudian memakan polong. Pengendalian: dengan rotasi tanaman dan menjaga kebersihan kebun dari sisa-sisa tanaman. Disemprot dengan PESTONA

f. Penyakit Antraknose ( jamur Colletotricum lindemuthianum )
Gejala serangan dapat diamati pada bibit yang baru berkecamabah, semacam kanker berwarna coklat pada bagian batang dan keping biji. Pengendalian: dengan rotasi tanaman, perlakuan benih sebelum ditanam dengan Natural GLIO dan POC NASA dan membuang rumput-rumput dari sekitar tanaman.

g. Penyakit mozaik ( virus Cowpea Aphid Borne Virus/CAMV).
Gejala: pada daun-daun muda terdapat gambaran mosaik yang warnanya tidak beraturan. Penyakit ditularkan oleh vektor kutu daun. Pengendalian: gunakan benih sehat dan bebas virus, semprot vector kutu daun dan tanaman yang terserang dicabut dan dibakar.

h. Penyakit sapu ( virus Cowpea Witches-broom Virus/Cowpea Stunt Virus.)
Gejala: pertumbuhan tanaman terhambat, ruas-ruas (buku-buku) batang sangat pendek, tunas ketiak memendek dan membentuk "sapu". Penyakit ditularkan kutu daun. Pengendalian: sama dengan pengendalian penyakit mosaik.

i. Layu bakteri ( Pseudomonas solanacearum )
Gejala: tanaman mendadak layu dan serangan berat menyeabkan tanaman mati. Pengendalian: dengan rotasi tanaman, perbaikan drainase dan mencabut tanaman yang mati dan gunakan Natural GLIO pada awal tanam.

 

PANEN DAN PASCA PENEN
 - Ciri-ciri polong siap dipanen adalah ukuran polong telah maksimal, mudah dipatahkan dan biji-bijinya di dalam polong tidak menonjol
- Waktu panen yang paling baik pada pagi/sore hari. Umur tanaman siap panen 3,5-4 bulan
- Cara panen pada tanaman kacang panjang tipe merambat dengan memotong tangkai buah dengan pisau tajam.
- Selepas panen, polong kacang panjang dikumpulkan di tempat penampungan, lalu disortasi
- Polong kacang panjang diikat dengan bobot maksimal 1 kg dan siap dipasarkan.


Itulah beberapa tips dan cara budidaya kacang panjang, semoga bermanfaat dan SELAMAT MENCOBA,,
Read more

Kamis, 05 September 2013

Cara praktis menanam ubi kayu (singkong)


Cara Praktis menanam Ubi kayu (singkong) sangat mudah dilakukan karena ubi kayu(singkong) dapat dengan mudah hidup di iklim tropis ini seperti di negara yang kita cintai ini negara Indonesia. Namun jika anda ingin menekuni profesi ini sebagai sumber pendapatan haruslah dilakukan dengan sungguh-sungguh dan dengan materi yang matang. Adapun teorinya ialah sebagai berikut:

1. Persiapan lahan 
Lahan haruslah terlebih dahulu di gemburkan dan dibuat lereng atau gundukan, caranya bisa lakukan dengan mencangkul. Gundukan tanah sebaiknya di isikan didalam tanah gundukan dengan sampah dari daun-daun kering atau rumput atau batang padi yang sudah dipanen. Daun-daun kering ini pada saatnya nanti akan berfungsi sebagai humus atau tambahan pupuk yang dapat menyuburkan tanah. Selain itu tambahkan juga pupuk kandang yang sudah 5 ton/ha atau secukupnya. Untuk menghindari kemungkinan banjir atau terendam air, buatlah jalur aliran air di antara gundukan.
2. Persiapan Bibit
Bibit singkong yang di perlukan untuk menanam singkong seluas 1 ha dengan jarak tanam 100 cm x 100 cm, diperlukan bibit sebanyak kurang lebih 9000 batang.  Batang yang baik berdiameter 2-3 cm. Pemotongan batang stek dapat dilakukan dengan menggunakan pisau atau sabit yang tajam dan steril. Jangan memakai gergaji untuk memotongnya karena gesekan gergaji akan menimbulkan panas yang akan merusak bagian pangkal dari batang. Potongan batang untuk setek yang baik adala 3-4 ruas mata atau 15-20 cm. Bagian bawah dari batang stek dipotong miring dengan maksud untuk menambah dan memperluas daerah perakaran.
3. Penanaman
Waktu penanaman yang baik dilakukan pada awal musim kering atau kemarau singkong dapat di penen awal musim hujan. Teknik cara menanamnya juga harus di perhatikan, yaitu bahwa saat akan menanamkan batang singkong terlebih dahulu lihat mata tunasnya. Arah mata tunas harus selalu mengarah keatas. Jangan sampai terbalik.
4. Perawatan dan pemeliharaan
Pemeliharaan dan perawatan tanaman singkong adalah yang paling mudah diatara semua tanaman budidaya lain. Setelah tumbuh mata tunas, jaga agar disekitaran tanaman tidak tetap bersih dan tidak di tumbuhi rumput. Lakukan penyiraman secara teratur agar kebutuhan air terpenuhi dan juga berpi pupuk yang tepat untuk meningkatkan bobot buah.
5. Pemupukan
Tanaman singkong sebenarnya tidak harus di pupuk. Besar kecilnya buah tergantung pada kegemburan tanah. Meski begitu jika anda ingin mendapatkan hasil panen yang berbobot, sebaiknya lakukan pemupukan minimal 2 kali sepanjang masa hidup tanaman. Waktu pemupukan sebaiknya adalah:
  • Empat hari setelah waktu tanam. Kegiatan ini biasanya memerlukan pupuk NPK sebanyak 200 kg/ha
  • Setelah tanaman berumur 3 bulan. Pupuk yang digunakan masih tetap NPK dengan jumlag 300 kg/ha.
6. Pemanenan
Panen singkong dapat di lakukan setelah tanaman berusia sekitar 9 hingga 10 bulan tergantung kegunaanya. Untuk konsumsi sendiri sebaiknya di panen antara 8-9 bulan. Tetapi jika untuk keperluan industri terutama jika ingin di ambil tepung/patinya sebaiknya di panen setelah mencapai usia 10 bulan.
Cara pemanenan dilakukan dengan memangkas batang ubi kayu terlebih dahulu dengan tetap meninggalkan batang sekitar 15 cm untuk mempermudah pencabutan. Batang dicabut dengan tangan atau alat pengungkit dari batang kayu atau linggis. Hindari pemakaian cangkul, karena permukaannya yang lebar terkadang dapat menyebabkan buah umbi singkong terluka.
7. Penyimpanan
Daya simpan singkong sangat rendah, yaitu hanya bisa mencapai 3 hari jika umbi dalam keadaan utuh. Tapi jika umbi sudah terpotong atau tergores maka daya simpannya tidak akan lebih dari 1 hari sebelum terjadi perombakan kalori dan mengandung kadar HCN yang tinggi. Kadar HCN yang tinggi dapat diketahui dari warna umbi singkong yang berubah menjadi kebiruan. kadar HCN yang tinggi akan mempengaruhi kualitas tepung/pati serta rasa singkong itu sendiri.

Sekian informasi yang disajikan di blog ini semoga bermanfaat bagi anda...
________________________________________________________________ 

Read more